KEBUMEN - Menjaga pesisir tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Alam pun membutuhkan perlindungan agar tetap mampu menjadi benteng kehidupan. Pesan itu diwujudkan Kodim 0709/Kebumen melalui penanaman mangrove di kawasan Pantai Laguna Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76 Tahun 2026. Sekitar 100 peserta ikut terlibat dalam kegiatan yang dipimpin langsung Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majelistyawan Prihantono, S.H., M.I.P.
Penanaman mangrove menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem pesisir Lembupurwo. Kegiatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, DLKHP Kabupaten Kebumen, Djarum, perangkat desa hingga para pelajar.
Mereka turun langsung menanam bibit mangrove di kawasan pesisir. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majelistyawan Prihantono mengatakan, kawasan Lembupurwo memiliki potensi ekosistem pesisir yang besar. Karena itu, kelestariannya perlu dijaga secara berkelanjutan.
Menurutnya, mangrove memiliki fungsi ekologis penting. Selain menjadi habitat berbagai jenis biota, vegetasi tersebut dapat berperan sebagai pelindung alami kawasan pantai.
Akar mangrove mampu membantu mengikat sedimen, meredam energi gelombang, dan menjaga kestabilan kawasan pesisir. Keberadaan tanaman tersebut juga menjadi bagian penting dalam upaya menghadapi ancaman abrasi.
“Penanaman mangrove ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Namun, tidak cukup hanya menanam, kita juga harus menjaga dan merawatnya agar dapat tumbuh dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, ” tegas Letkol Inf Eko Majelistyawan Prihantono.
Pesan tersebut menekankan bahwa keberhasilan rehabilitasi pesisir tidak berhenti pada penanaman bibit. Perawatan dan pengawasan setelah penanaman menjadi bagian penting agar mangrove dapat tumbuh dan memberikan manfaat secara optimal.
Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ekosistem pesisir. TNI, pemerintah, masyarakat, pelajar, dunia usaha, serta unsur terkait bergerak bersama dalam satu kegiatan lingkungan.
Sinergi itu diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Keberlanjutan pemeliharaan mangrove menjadi kunci agar kawasan pesisir Lembupurwo tetap terjaga dalam jangka panjang.
Bagi para pelajar yang ikut menanam, kegiatan tersebut juga menjadi pembelajaran langsung mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Mereka tidak hanya melihat pentingnya ekosistem pesisir dari sisi teori, tetapi turut mengambil bagian dalam upaya pelestariannya.
Penanaman mangrove di Pantai Laguna Lembupurwo menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada negeri memiliki banyak bentuk. Menjaga keamanan merupakan tugas penting, tetapi kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Dari bibit yang ditanam hari ini, diharapkan tumbuh vegetasi yang mampu memberikan perlindungan bagi kawasan pesisir pada masa mendatang.
Kodim 0709/Kebumen pun mendorong agar semangat menjaga lingkungan terus dipelihara melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Sebab, pesisir yang hijau bukan hanya memberikan manfaat bagi alam. Ekosistem yang terjaga juga menjadi warisan berharga bagi generasi berikutnya.
Dari Lembupurwo, kepedulian ditanam. Dari mangrove, harapan untuk masa depan tumbuh.
(Pendim0709)

Sofyan