KEBUMEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 Kodim 0709/Kebumen resmi ditutup di Lapangan Desa Seboro, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Kamis (22/5/2026). Penutupan program pembangunan desa tersebut berlangsung khidmat dan menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Upacara penutupan dipimpin langsung Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono selaku inspektur upacara. Kegiatan diikuti sekitar 350 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga warga Desa Seboro.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasiops Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Kresna Santy Dharma, jajaran Forkopimcam Sadang, kepala desa se-Kecamatan Sadang, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Selama pelaksanaan TMMD sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, Satgas TMMD bersama masyarakat berhasil menyelesaikan sasaran fisik utama berupa betonisasi jalan desa sepanjang 800 meter dengan lebar 2, 5 meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Pembangunan jalan tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung akses transportasi warga dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Sadang.
Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono mengatakan program TMMD merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektoral dalam mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“TMMD menjadi bukti kuat kebersamaan TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam membangun desa. Melalui tema ‘Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa’, kami ingin menegaskan bahwa pembangunan desa adalah fondasi penting menuju pemerataan ekonomi dan kemajuan bangsa, ” ujar Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono dalam amanatnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD sehingga seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat selesai tepat waktu dengan hasil maksimal.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0709/Kebumen juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Program tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, sosialisasi bahaya narkoba, edukasi pengolahan makanan berbahan dasar singkong, hingga penyuluhan tentang bahaya pernikahan dini.
Menurut Dandim, kegiatan nonfisik tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesadaran masyarakat di wilayah pedesaan.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas masyarakatnya. Karena itu, edukasi dan penyuluhan menjadi bagian penting dalam program TMMD, ” tambahnya.
Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan hasil pembangunan dan prosesi pemotongan pita sebagai simbol selesainya proyek TMMD di Desa Seboro.
Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran program tersebut dinilai mampu mempererat hubungan antara TNI dan rakyat sekaligus membawa manfaat nyata bagi pembangunan desa.
TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0709/Kebumen diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperkuat perekonomian masyarakat, dan menjadi pendorong kemajuan desa di Kabupaten Kebumen.
(Agung)

Updates.