Usai Salat Jumat, Prajurit TMMD Kembali Berjibaku Bangun Desa Mangunranan

    Usai Salat Jumat, Prajurit TMMD Kembali Berjibaku Bangun Desa Mangunranan
    Para prajurit menunaikan Salat Jumat bersama masyarakat di masjid sekitar lokasi TMMD, Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026).

    KEBUMEN - Tak hanya bekerja membangun infrastruktur, personel Satgas TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0709/Kebumen juga memperkuat kedekatan dengan warga melalui kebersamaan dalam kehidupan keagamaan. Para prajurit menunaikan Salat Jumat bersama masyarakat di masjid sekitar lokasi TMMD, Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026).

    Momen tersebut berlangsung khidmat. Prajurit TNI dan warga berdiri dalam satu saf tanpa sekat, sebelum kembali ke lokasi sasaran untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan desa.

    Kebersamaan itu menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD membangun hubungan erat dengan masyarakat. Kedekatan antara prajurit dan warga tidak hanya diwujudkan melalui gotong royong mengerjakan sasaran fisik, tetapi juga lewat interaksi sosial dan kehidupan bermasyarakat.

    Danramil Mirit Kapten Cba Taufik Noor mengatakan, kebersamaan dalam ibadah menjadi salah satu cara menjaga keseimbangan antara tugas pengabdian dan kehidupan spiritual prajurit.

    “Pengabdian bukan hanya tentang membangun jalan dan fasilitas desa. Lebih dari itu, bagaimana kita hadir, menyatu dan tumbuh bersama masyarakat. Dari masjid kita menguatkan iman, dari medan TMMD kita melanjutkan pengabdian, ” ujar Taufik.

    Usai Salat Jumat, para prajurit kembali ke lokasi pembangunan. Mereka bersama warga melanjutkan pekerjaan sasaran TMMD dengan semangat gotong royong demi mempercepat penyelesaian pembangunan yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat Desa Mangunranan.

    Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Program tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, serta hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

    Dari kebersamaan di masjid hingga kerja keras di lokasi pembangunan, semangat TMMD terus dijalankan bersama rakyat. Bagi Satgas, pembangunan desa bukan sekadar menyelesaikan sasaran fisik, tetapi juga merawat persaudaraan dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

    (Agung)

    tmmd kebumen kodim 0709 kebumen pembangunan desa kemanunggalan tni-rakyat gotong royong prajurit tni jawa tengah beritakebumen beritatni
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Kasdim Kebumen Hadiri Pelepasan Bakti Taruna...

    Artikel Berikutnya

    Jelang HUT ke-81 RI, Babinsa dan Warga Mangli...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kasdam Diponegoro Tekankan Disiplin dan Kesiapan Prajurit di Upacara 17-an
    BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana untuk Tiga Masjid di Kota Tanjung Pinang
    Polres Metro Tangerang Kota Kenalkan Pemanfaatan AI yang Aman dan Bertanggung Jawab kepada Pelajar
    Kegiatan Sambang Warga dalam KKYD, Polisi Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Hindari Main Hakim Sendiri
    Jembatan Garuda Hubungkan Kali Jering dan Merden, Mobilitas Warga Kian Lancar

    Ikuti Kami