Jembatan Garuda Pekuncen Kebumen Diresmikan, Akses 650 Warga Kini Lebih Terbuka

    Jembatan Garuda Pekuncen Kebumen Diresmikan, Akses 650 Warga Kini Lebih Terbuka
    Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., meresmikan secara daring Jembatan Garuda di RT 03/RW 01 Dukuh Pekuncen resmi diresmikan, Kamis (23/7/2026). 

    KEBUMEN - Sekitar 650 warga Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, kini memiliki akses penghubung yang lebih layak setelah Jembatan Garuda di RT 03/RW 01 Dukuh Pekuncen resmi diresmikan, Kamis (23/7/2026). Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., meresmikan jembatan tersebut secara daring.

    Jembatan berukuran 9 x 3 meter dengan kapasitas beban hingga 10 ton itu menjadi akses penting bagi sekitar 350 kepala keluarga. Kehadirannya diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga.

    Peresmian jembatan dihadiri Dandenbekang 02/Yogyakarta Letkol Cba Ambo Upe, S.E., M.M., Danramil 03/Sempor Kapten Inf Budi R, perwakilan Polsek Sempor Aiptu Heru Widodo, Bati Bakti Staf Ter Kodim 0709/Kebumen Pelda Andri, Kasi PM Kecamatan Sempor Eni Puji Rahayu, Kepala Desa Pekuncen Hasto Nugroho, S.Pd., perangkat desa, serta masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan akses yang dibutuhkan warga.

    “Jembatan ini bukan sekadar penghubung dua sisi wilayah. Di dalamnya ada harapan masyarakat untuk bergerak lebih mudah, mengembangkan aktivitas ekonomi, dan membangun masa depan yang lebih baik. Gotong royong menjadi kekuatan untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses, ” ujar Mayjen TNI Achiruddin Darojat.

    Menurut Pangdam, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Selain jembatan, berbagai program pembangunan juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan warga, termasuk pembangunan sarana air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan kegiatan sosial lainnya.

    Kodam IV/Diponegoro juga terus mendorong pembangunan jembatan di berbagai wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.

    Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan rangkaian bunga melati, peninjauan jembatan, penyerahan bantuan sosial, serta dialog daring Pangdam IV/Diponegoro dengan sejumlah jajaran Kodim yang turut meresmikan Jembatan Garuda di wilayah masing-masing.

    Jembatan Garuda Pekuncen dibangun dengan anggaran Rp250 juta melalui kerja sama personel Kodim 0709/Kebumen, Zibang, dan masyarakat. Kini, jembatan tersebut tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung, tetapi juga simbol gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun wilayah.

    (Pemdim 0709)

    jembatan garuda kebumen akses warga pembangunan tni infrastruktur desa
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Jembatan Kalipoh Kebumen Diresmikan, Akses...

    Artikel Berikutnya

    Apel Pagi Jadi Pemantik Semangat, TNI dan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kasdam Diponegoro Tekankan Disiplin dan Kesiapan Prajurit di Upacara 17-an
    BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana untuk Tiga Masjid di Kota Tanjung Pinang
    Polres Metro Tangerang Kota Kenalkan Pemanfaatan AI yang Aman dan Bertanggung Jawab kepada Pelajar
    Kegiatan Sambang Warga dalam KKYD, Polisi Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Hindari Main Hakim Sendiri
    Jembatan Garuda Hubungkan Kali Jering dan Merden, Mobilitas Warga Kian Lancar

    Ikuti Kami